Banyak sekali dalil atas ilmu yang terdapat didalam Al-Qur’an, diantaranya Allah Berfirman, “ Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”. ( Q.S. Al Mujadilah ayat 11 ). Sebagaimana Ibnu Abbas pernah mengatakan bahwa sesungguhnya para ulama’ mempunyai derajat-derajat diatas orang-orang mukmin sebanyak 700 derajat, yang jarak antara dua derajatnya adalah perjalanan 500 tahun.
Rasulullah Saw. pernah bersabda, “ Manusia yang paling utama adalah orang mukmin yang alim serta bermanfaat jika dibutuhkan. Jika ia tidak dibutuhkan, maka ia pun mencukupi dirinya”. Rasulullah Saw. bersabda pula, “ Imam itu telanjang, serta pakaiannya adalah taqwa, perhiasannya ialah rasa malu, serta buahnya adalah ilmu”.
Rasulullah Saw. bersabda mengenai keutamaan ilmu,” Sesungguhnya para malaikat telah merendahkan sayap-sayapnya bagi penuntut ilmu, sebab ridha dengan apa yang dilakukannya”.
Rasulullah Saw. juga bersabda, “ Kepergianmu untuk belajar satu bab ilmu lebih baik daripada shalatmu sebanyak 100 rakaat”.
Allah SWT berfirman, “ Dan (ingatlah) ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang telah diberi Kitab (yaitu), hendaklah kamu menerangkan tentang isi kitab kepada manusia, serta jangan kamu menyembunyikannya”. ( Q.S. Ali Imron ayat 187 ). Ayat tersebut kurang lebih menjelaskan kepada kita untuk tidak menyembunyikan ilmu yang kita peroleh, tapi hendaknya menyerukan ilmu yang kita peroleh tersebut, menerangkan sejelas-jelasnya kepada orang-orang disekeliling kita.
Mu’adz bin Jabal berkata mengenai pengajaran, dan belajar ilmu, serta meriwayatkannya secara marfuk, “ Belajarlah ilmu, sebab mempelajari ilmu karena Allah adalah kebaikan, menuntut ilmu adalah ibadah, pengkajiannya seperti tasbih, pengajarannya seperti jihad, pengajarannya adalah sedekah disertai pemberiannya kepada ahlinya ialah pendekatan diri kepada Allah. Ilmu adalah penghibur dikala kesepian, menjadi kawan dikala menyendiri serta menjadi petunjuk dikala senang dan susah, ia adalah pembantu serta teman yang baik dan penerang jalan ke surga”.
Allah akan mengangkat derajat orang-orang dengan ilmu, kemudian menjadikan mereka dalam kebaikan seperti pimpinan dan pemberi petunjuk yang diikuti, petunjuk didalam kebaikan, jejak mereka diikuti serta perbuatan-perbuatan mereka diamalkan. Para malaikat ingin menghiasi mereka serta mengusap mereka dengan sayap-sayapnya. Setiap benda yang basah dan yang kering bertasbih bagi mereka serta memohon ampun bagi mereka, bahkan ikan-ikan di lautan, hewan-hewan buas serta ternak didarat, dan bintang dilangit ikut bertasbih dan memohon ampunan bagi mereka.
Ilmu menghidupkan hati serta menerangi pandangan yang gelap dan menguatkan badan yang lemah. Dengan ilmu, seorang hamba mencapai kedudukan orang-orang yang shaleh serta derajat yang tinggi. Memikirkan ilmu sama halnya puasa, dan mengkaji ilmu sama dengan shalat malam. Dengan ilmu, Allah ditaati, disembah, dan di-esakan. Dengan ilmu, manusia berhati-hati dalam mengamalkan agama serta memelihara hubungan kekeluargaan. Ilmu adalah pemimpin, sedangkan amal adalah pengikutnya. Orang yang mendapat ilmu adalah orang yang berbahagia, sedangkan yang tidak mendapatkannya adalah orang yang sengsara, sengsara dunia, terlebih akhirat.
Dari segi rasio, sudah sangat jelas bahwa ilmu adalah sesuatu yang sangat utama dalam kehidupan kita, sebab dengan ilmu, manusia sampai kepada Allah SWT serta dapat mendekatkan diri kepada Sang Khaliq, ia pun mendapatkan kebahagiaan yang abadi serta kenikmatan yang kekal. Ilmu menyebabkan kemuliaan di dunia dan di akhirat. Dunia adalah tanaman akhirat, maka orang alim dengan ilmunya akan menanam untuk dirinya kebahagiaan abadi dengan mendidik akhlaknya sesuai dengan tuntutan ilmu. Barangkali pula dengan sebuah media pengajaran atau majelis, ia telah menanamkan kebahagiaan yang abadi, sebab ia telah mendidik akhlak orang lain serta menyuruh mereka melakukan perbuatan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman, “ Serulah ( manusia ) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah serta pelajaran yang baik, serta bantahlah mereka dengan cara yang baik”. (Q.S. An Nahl : 125)
Ia menyerukan orang-orang khawas dengan hikmah, menyeru orang-orang awam dengan nasehat-nasehat dan para pembangkang dengan bantahan. Dengan menyelamatkan dirinya dan orang lain dengan perbuatan-perbuatan yang baik , inilah yang dinilai Allah dari kesempurnaan manusia.
Slotland Entertainment, which additionally runs Win a Day Casino has been 카지노사이트 licensed there from the beginning
BalasHapus